5 Alasan Pria Kembali Lagi Setelah Lama Menghilang Tanpa Alasan

Ghosting merupakan tindakan tiba-tiba mengambil keputusan semua komunikasi sheva estate dengan seseorang tanpa penjelasan. Namun, tidak jarang para ghoster lagi dan menghubungi lagi orang yang mereka temui sebelumnya.

Sedihnya, ghosting bisa terjadi di dalam hubungan romantis, pertemanan, atau apalagi hubungan kerja. Hal ini kerap dianggap sebagai langkah yang tidak sopan dan menyakitkan untuk mengakhiri hubungan, gara-gara membawa dampak orang lain bingung dan bertanya-tanya apa yang salah.

Selain itu, ghosting bisa mengakibatkan perasaan penolakan, pengabaian, dan kecurigaan diri. Penting untuk diingat bahwa ghosting bukanlah langkah yang pas untuk mengakhiri hubungan. Tentu saja, yang paling baik adalah senantiasa berbicara jujur ‚Äč‚Äčtentang perasaan dan niatmu.

Nah, untuk terhindar dari ghosting, berikut adalah lebih dari satu alasan yang kudu anda ketahui perihal seseorang yang meninggalkanmu begitu saja tiba-tiba lagi menghubungimu. Penasaran? Yuk, review selengkapnya di bawah ini.

  • 1. Mereka Menyadari Telah Melakukan Kesalahan

    Kadang-kadang, ghoster lagi gara-gara mereka sadar bahwa mereka melakukan kekeliruan dengan mengambil keputusan komunikasi dan idamkan menebus kesalahan. Mereka mungkin sadar bahwa orang yang mereka hantui tidak pantas mendapatkannya dan berharap mereka bisa diberi kesempatan kedua.

  • 2. Mereka Akhirnya Siap Berkomitmen

    Salah satu alasan lazim orang menakut-nakuti seseorang adalah gara-gara mereka kewalahan oleh komitmen. Namun, begitu mereka sadar bahwa mereka sangat siap untuk itu, para ghoster mungkin dapat kembali, berharap bisa membawa hubungan berikut ke jenjang selanjutnya.

  • 3. Mereka Kehilangan Koneksi

    Pelaku ghosting mungkin lagi gara-gara mereka merindukan orang yang mereka tinggalkan di dalam hidup mereka. Mereka berharap bisa membuka lagi dengan mereka, baik secara romantis atau santai. Itu artinya mereka menyesal kehilangan keyakinan dan persahabatan mereka sejak awal.

  • 4. Mereka Merasa Kesepian

    Selain itu, para pelaku ghosting mungkin lagi gara-gara terasa kesepian dan merindukan kebersamaan dengan orang yang mereka ghosting. Ada mungkin besar mereka terasa sangat menyesal telah meninggalkan orang tersebut, dan saat ini mereka idamkan lagi dengan mereka lagi.

  • 5. Mereka Merasa Sendirian

    Selain kesepian, pelaku ghosting mungkin menyesali tindakan mereka begitu pasangan baru mereka meninggalkan mereka, dan orang lain membenci mereka atas apa yang mereka lakukan. Jadi, terhadap akhirnya, mereka tidak punyai daerah target tak sekedar orang yang mereka tinggalkan. Mereka putus asa untuk penerimaan dan rasa memiliki.

Ketika dia tiba-tiba datang lagi di dalam kehidupanmu, dapat lebih baik untuk senantiasa menjaga ekspetasimu. Ketika dia ulangi hal yang sama, anda tidak dapat merasakan rasa sakit yang lebih gawat dari sebelumnya.